【Berangkat dari Nagoya】Panduan Wisata Sehari ke Warisan Dunia Shirakawa-go! Transportasi Bus Ekspres・Tempat-Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Desa Gassho & Hotel Bergaya Japan Airlines
Shirakawa-go, sebagai destinasi wisata populer yang terdaftar sebagai Warisan Dunia, menarik banyak wisatawan domestik dan mancanegara untuk berkunjung ke sini. Jika Anda berangkat dari Tokyo atau Osaka, Anda harus menempuh perjalanan darat selama lebih dari 4 jam untuk sampai ke sini, yang bagi sebagian wisatawan mungkin terasa sangat merepotkan.Namun, jika berangkat dari “Kota Nagoya” yang terletak di antara Tokyo dan Osaka, Anda dapat tiba di sana dalam waktu kurang dari 3 jam. Bahkan untuk wisata sehari, Anda tetap dapat menikmati keindahan Shirakawa-go dengan leluasa! Hari ini, kami akan merekomendasikan rute klasik wisata sehari ke Shirakawa-go yang berangkat dari Nagoya.
JoyJapan: Ringkasan Acara Tercepat dalam Satu Menit
🏯 Nagoya: Kota besar dengan lokasi yang sangat strategis dekat dengan Tokyo, Osaka, dan Shirakawa-go

Nagoya adalah kota terbesar ketiga di Jepang setelah Tokyo dan Osaka, dengan jaringan transportasi yang sangat baik.Nagoya berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Chubu (CENTRAIR), di mana Anda dapat naik penerbangan domestik dan internasional ke berbagai tujuan. Selain itu, dari Stasiun Nagoya, perjalanan dengan Shinkansen ke Kyoto hanya memakan waktu sekitar 30 menit, sedangkan ke Tokyo sekitar 1 jam 30 menit.
Situs Warisan Dunia Shirakawa-go berjarak kurang dari tiga jam perjalanan dengan mobil dari Nagoya, sehingga Anda dapat melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari dari Nagoya—sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Shirakawa-go dan tempat-tempat wisata lainnya secara efisien! Selain itu, sebagai kota besar, Nagoya memiliki banyak pilihan akomodasi sehingga Anda dapat dengan mudah memesan hotel.Dibandingkan dengan Tokyo, Kyoto, dan Osaka, jumlah wisatawan asing di Nagoya relatif lebih sedikit, sehingga Anda dapat menikmati waktu yang menyenangkan dalam suasana yang santai dan nyaman.Selain itu, Nagoya juga memiliki banyak hidangan khas lokal, yang dikenal sebagai “makanan Nagoya”, dan inilah salah satu daya tarik utama kota ini. Di sini, Anda dapat mencicipi berbagai hidangan unik yang sedikit berbeda dari masakan Jepang pada umumnya.
🚌 Berangkat dari Nagoya, nikmati wisata sehari penuh di Shirakawa-go!

Berikut ini saya akan memperkenalkan rute wisata sehari ke Shirakawa-go yang berangkat dari Nagoya. Hanya dalam satu hari, Anda sudah bisa menikmati keindahan Shirakawa-go! Pertama-tama, tiba di Bandara Internasional Chubu (CENTRAIR)! Naik kereta ekspres dari stasiun yang terhubung langsung dengan bandara menuju Stasiun Nagoya.
📍 Tiba di Stasiun Nagoya!
Stasiun Nagoya adalah stasiun penghubung berskala besar, tempat berbagai jalur kereta api seperti JR, Kinki Railway, Meitetsu, Metro, dan Jalur Aoba bertemu. Stasiun Nagoya juga memiliki terminal bus, yang berfungsi sebagai titik awal dan akhir bagi bus kota dan bus ekspres di Kota Nagoya.Oleh karena itu, baik penduduk setempat maupun wisatawan dari luar kota, volume penumpang di Stasiun Nagoya sangat tinggi. Kawasan perbelanjaan bawah tanah yang menghubungkan stasiun-stasiun berbagai perusahaan kereta api juga sangat berkembang dan mencakup area yang luas, jadi berhati-hatilah agar tidak tersesat.
Selain itu, ada banyak tempat wisata menarik di dalam dan sekitar Nagoya, termasuk yang berikut ini:
Jika ada kesempatan, saya juga akan merekomendasikan rute-rute klasik di sekitar Nagoya kepada kalian. Disarankan untuk menyimpan koper dan barang bawaan besar lainnya di loker koin yang ada di dekat Stasiun Nagoya.
📍 Perjalanan dari Nagoya ke Shirakawa-go
Perjalanan dengan bus ekspres dari Nagoya ke Shirakawa-go sangatlah mudah. Stasiun Nagoya memiliki beberapa terminal bus; wisatawan yang ingin menuju Shirakawa-go harus naik bus dari “Meitetsu Bus Center”.Meitetsu Bus Center terletak di dalam gedung “Meitetsu Nagoya Station”, di peron yang sama dengan kereta yang menghubungkan bandara ke Stasiun Nagoya. Pertama-tama, Anda perlu naik bus ekspres “arah Shirakawa-go” atau “arah Stasiun Kanazawa” di Meitetsu Bus Center. Setelah naik, Anda bisa bersantai di dalam bus.Bus ekspres akan berhenti di area parkir (PA) dan area layanan (SA) di sepanjang jalan tol. Manfaatkan kesempatan ini untuk ke toilet, atau berbelanja oleh-oleh dan makanan ringan.
🏡 Berwisata ke Shirakawa-go: Seperti apa sebenarnya tempat bernama Shirakawa-go ini?

Shirakawa-go terletak di Prefektur Gifu, yang kaya akan pemandangan alam; di sini Anda dapat merasakan secara mendalam budaya pedesaan kuno Jepang serta gaya hidup tradisionalnya.“Gassho-zukuri” adalah gaya arsitektur khas Jepang yang kini sudah jarang ditemui di Jepang. Shirakawa-go merupakan salah satu dari sedikit daerah yang masih melestarikan arsitektur ini, dan pada tahun 1995, tempat ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.
Saya masih ingat saat pertama kali datang ke Shirakawa-go, saya langsung terpesona. Lingkungan di sini begitu indah dan tenang, serta menyuguhkan pemandangan indah tentang harmoni antara alam dan manusia. Salah satu daya tarik utama Shirakawa-go adalah pemandangannya yang berubah drastis seiring bergantinya musim.Di musim semi ada bunga sakura, di musim panas ada dedaunan hijau segar, di musim gugur ada dedaunan merah, dan di musim dingin ada salju putih yang membentang luas; tak peduli berapa kali pun Anda datang, setiap kali Anda akan merasakan suasana yang berbeda.
Keunikan lain dari Shirakawa-go adalah adanya lebih dari seratus bangunan bergaya gassho-zukuri, baik yang besar maupun kecil, yang masih terpelihara di desa tersebut, dan masih ada orang yang tinggal di rumah-rumah tersebut.Di sana juga terdapat toko-toko yang menjual kerajinan tradisional dan oleh-oleh, serta warung makan tempat pengunjung dapat mencicipi hidangan khas setempat; para wisatawan dapat masuk ke desa tersebut untuk berkeliling.
Makanan khas Shirakawa-go antara lain hidangan daging sapi Hida, hidangan sayuran liar pegunungan, ikan sungai, telur rebus dengan acar di atas wajan panas, mi soba, gohei-mochi, dan ikan fugu Hida-tora, dan sebagainya.“Sup SUTTATE (SUTTATE-nabe)” adalah hidangan lokal yang sangat terkenal di daerah ini, dibuat dengan cara menghaluskan kedelai yang telah direbus, lalu menambahkan bumbu seperti miso dan kecap. Jika Anda tertarik, pastikan untuk mencobanya.

Saya akan memperkenalkan Anda pada beberapa objek wisata di Shirakawago yang patut Anda coba.
📍 Rumah Keluarga Hetian

Rumah Keluarga Hotta adalah rumah tradisional bergaya gassho-zukuri yang paling representatif di Shirakawa-go. Dibangun pada pertengahan Zaman Edo, rumah ini telah berusia lebih dari 300 tahun dan hingga kini masih digunakan sebagai tempat tinggal, sementara beberapa ruangannya dibuka untuk umum sebagai ruang pameran.Para wisatawan dapat melihat sekilas gambaran kehidupan sehari-hari Keluarga Wada pada masa itu melalui fasilitas seperti perapian tradisional, serambi, dan ruang pemeliharaan ulat sutra. Sebagai bangunan yang sangat berharga, Rumah Keluarga Wada telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Jepang.
📍 Keluarga Kanda
Ini adalah sebuah rumah tradisional bergaya Gassho-zukuri yang berusia lebih dari 160 tahun. Pemilik rumah ini dulunya berprofesi sebagai pembuat sake. Rumah ini memiliki tata letak yang canggih, dan pada rangka bangunannya masih terlihat banyak jejak tangan para tukang kayu pada masa itu; tingkat penyelesaian keseluruhan bangunan ini dapat dikatakan termasuk yang cukup tinggi di antara rumah-rumah tradisional bergaya Gassho-zukuri.
📍 Keluarga Nagase yang membangkitkan rasa rindu kampung halaman
Ini adalah sebuah rumah tradisional bergaya Gassho-zukuri berlantai lima yang megah. Di lantai satu dipamerkan sebuah altar Buddha yang megah—yang konon dibuat lebih dari 500 tahun yang lalu—serta berbagai karya seni dan benda-benda bersejarah.Di lantai tiga dan empat, dipamerkan sejumlah peralatan rumah tangga kuno yang membangkitkan rasa rindu akan kampung halaman. Keluarga Nagase adalah keluarga kuno yang telah berdiri selama 250 tahun; tiga generasi sebelumnya berprofesi sebagai tabib, sehingga di sini masih tersimpan peralatan medis berharga dari zaman Edo.
📍 Kuil Shirakawa Hachiman
Terdapat 43 desa di Shirakawa-go, dan Kuil Shirakawa Hachiman dipuja sebagai kuil kepala. Shirakawa-go juga merupakan prototipe panggung cerita dari animasi Jepang "The Time of the Cicada", dan kuil ini ditampilkan beberapa kali dalam film tersebut. Kuil ini telah menjadi tujuan populer bagi para penggemar film tersebut, dan beberapa di antaranya telah menggambar karakter-karakter dari film tersebut pada kuda-kuda yang dilukis di kuil. Di Shirakawa-go, "Festival Sake Nigori" diadakan pada bulan Oktober setiap tahun. Ini adalah acara cerita rakyat yang unik yang menarik banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar prefektur.
📍 Menara Pandang Situs Bekas Kastil Ogimachi

Observatorium Reruntuhan Kastil Ogimachi adalah tempat terbaik untuk melihat seluruh Shirakawago, Situs Warisan Dunia! Saat Anda melihat keluar dari observatorium, Anda dapat melihat rumah-rumah yang tertata dengan indah, pedesaan yang asri, dan pegunungan di belakang Anda, membentuk sebuah gulungan gambar yang indah.

Ada dua cara untuk mencapai observatorium, yaitu dengan mendaki jalan setapak yang landai (membutuhkan waktu sekitar 20 menit) atau dengan naik bus distrik dari pusat desa (membutuhkan waktu sekitar 10 menit).
📍 Jembatan Pertemuan (Jembatan Pertemuan)

Jembatan Pertemuan juga merupakan tempat wisata yang sangat direkomendasikan. Jembatan gantung ini memiliki panjang total 107 meter dan menghubungkan desa Gaya Gassho dengan tempat parkir Taman SESERAGI. Sungai Shō di bawah jembatan ini cukup lebar, sehingga dari atas jembatan pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang luas.Karena jembatan ini terletak cukup dekat dengan permukaan sungai, udaranya terasa sangat sejuk di musim panas, sehingga wisatawan yang takut ketinggian pun dapat dengan mudah menyeberangi jembatan ini untuk menikmati pemandangan yang indah.
📍 Pemandian Air Panas Shirakawa-go
Terletak di dekat Terminal Bus Shirakawago, ryokan onsen ini juga terbuka untuk wisatawan harian. Sebagai satu-satunya pemandian air panas alami di Situs Warisan Dunia, airnya akan membuat kulit Anda halus dan lembut. Dari pemandian terbuka, Anda dapat menikmati pemandangan indah pegunungan Shirazan, desa Gosho, dan Sungai Shogawa! Pemandangannya sungguh menakjubkan! Datanglah ke sini untuk menghangatkan tubuh dan pikiran Anda sebelum naik bus kembali ke kota.
🏨 Kembali dari Shirakawa-go ke Stasiun Nagoya: Menginap di hotel berkelas!
Sama seperti saat berangkat, Anda dapat naik bus ekspres untuk kembali ke “Meitetsu Bus Center”. Setelah tiba di Stasiun Nagoya, pertama-tama ambil barang bawaan dan barang-barang yang Anda simpan di loker koin, lalu pergilah ke hotel untuk check-in. Setelah check-in dan menata barang bawaan, istirahat sejenak, lalu Anda bisa pergi untuk makan malam.

Di Kota Nagoya terdapat banyak hotel, dan yang kami rekomendasikan kali ini adalah “Nikko Style Nagoya”. Sebagai hotel bergaya hidup, hotel ini menawarkan ruang-ruang yang elegan dan penuh sentuhan desain, sekaligus menjadi cabang pertama di Jepang dari merek baru “Nikko Style” yang diluncurkan oleh Grup Hotel Okura.

Hotel ini didekorasi dengan karya seni khas daerah, seperti karya seni Nagoya, karya seni Seto-yaki, dan permadani yang diwarnai dengan warna Arimatsu. Dua fitur utama hotel ini adalah musik latar yang berubah sesuai dengan waktu dan musim, serta stan DJ, yang tidak umum ditemukan di hotel lain. Anda tidak hanya dapat menikmati secangkir kopi spesial dari kafe Nagoya yang populer, "TRUNK COFFEE", tetapi juga hidangan lezat hasil kolaborasi hotel dengan restoran-restoran terkenal di Nagoya.

Jika Anda menggunakan Nagoya sebagai basis untuk perjalanan Anda, selain Shirakawa-go, Anda juga dapat melakukan perjalanan ke Kuil Ise Jingu di Prefektur Mie, Tokyo, Kyoto, dan Osaka dalam satu hari dari sini. Menginap di hotel dengan pesona Nagoya seperti ini pasti akan membuat perjalanan Anda ke Jepang semakin berkesan.
🏨 Booking.com Lihat ketersediaan kamar secara real-time
Berlokasi strategis dan penuh pesona, Nagoya adalah tempat yang ideal untuk berwisata ke Jepang!
Jika Anda bepergian ke Shirakawago di Prefektur Gifu dari Tokyo atau Osaka, seluruh perjalanan akan memakan waktu satu hari penuh, termasuk transfer dari bandara. Namun, dari Nagoya, perjalanan dari Bandara Internasional Chubu ke Stasiun Nagoya hanya membutuhkan waktu 30 menit, dan dari Stasiun Nagoya ke Shirakawago membutuhkan waktu kurang dari 3 jam, sehingga Anda dapat menikmati keindahan Shirakawago bahkan dalam satu hari perjalanan. Nagoya memiliki bandara, Shinkansen, dan bus jalan raya, sehingga Anda dapat dengan mudah bepergian ke kota-kota lain. Jika Anda bepergian ke Jepang, Nagoya adalah tempat yang sangat nyaman untuk menjadi tempat singgah.
Sumber siaran pers:PR TIMES / Federasi Pariwisata Prefektur Gifu / Disusun oleh Redaksi JoyJapan



