Joy Jepang. Oh, cinta Jepang.

Kupon Tamasya makanan gourmet Belanja menginap di perjalanan Acara Pesan Distrik

【Kuliner Kyushu 2026】Yang pertama di pulau ini! “Shigaya” di Pulau Iki baru saja membuka cabang ramen tai-shio dan berupaya menggantikan nasi dengan telur ikan landak laut yang harganya mahal

【Kuliner Kyushu 2026】Yang pertama di pulau ini! “Shigaya” di Pulau Iki baru saja membuka cabang ramen tai-shio dan berupaya menggantikan nasi dengan telur ikan landak laut yang harganya mahal

Bagi para pelancong yang berencana melakukan perjalanan mandiri ke Kyushu, Jepang, pada liburan musim panas atau musim gugur 2026, serta ingin menjauh dari hiruk-pikuk kota untuk berlibur santai di pulau terpencil yang menenangkan, segera masukkan kedai ramen impian yang baru saja dibuka ini ke dalam daftar tempat makan wajib saat berwisata di Nagasaki!Terletak di Kota Gounoura, Pulau Iki—pulau impian di Prefektur Nagasaki—mulai hari ini secara resmi hadir toko ramen spesialis Tai-shio pertama di pulau tersebut, “Iki-no-Shima Ramen Shigaya”!

Dulu, ketika berbicara tentang hidangan khas Pulau Iki, hal pertama yang terlintas di benak banyak pecinta kuliner adalah “nasi uni (ウニ丼)” yang mewah dan dipenuhi hidangan laut segar.Namun, dalam beberapa tahun terakhir, akibat pemanasan air laut dan perubahan iklim, produksi bulu babi laut menurun drastis sehingga harganya melonjak tinggi; era di mana orang bisa menikmati hidangan bulu babi laut dengan harga terjangkau—hanya 100 yen—telah berlalu.Untuk menciptakan hidangan ikonik baru yang terjangkau bagi semua orang sekaligus mewakili cita rasa segar pulau ini dengan sempurna, keturunan keluarga terkemuka yang mewarisi tradisi "kairan-monoya" (perusahaan perdagangan kapal) sejak awal zaman Edo, secara khusus mengembangkan ramen terbaik ini yang memadukan esensi terbaik ikan sea bream (madai) kelas atas dari Pulau Iki.Hari ini, koresponden wisata JoyJapan akan membantu Anda mengungkap rahasia restoran ini secepatnya, yang berlokasi di 5 Juli 2026 (Minggu)Pendatang baru yang mengejutkan di dunia ramen—lihatlah bagaimana hidangan ramen ini menantang untuk menjadi simbol baru pulau ini!

💡 JoyJapan: Ringkasan Acara Tercepat dalam Satu Menit:

  • Nama Acara: Toko khusus ramen tai-shio pertama di Pulau Iki, “Iki no Shima Ramen Shigaya”, resmi dibuka
  • Tanggal pembukaan: Resmi beroperasi mulai tanggal 5 Juli 2026 (Minggu)
  • Lokasi toko: 528 Motomura-shuku, Gonoura-cho, Kota Iki, Prefektur Nagasaki (Lantai 1 Hotel "Iki Island Hub", penginapan berkonsep desain)
  • Poin Utama: Tidak perlu reservasi sama sekali! Dikembangkan oleh pewaris generasi ke-13 dari “Shigaya”, sebuah perusahaan perdagangan kapal dari zaman Edo, dengan mengambil inspirasi dari “kaldu ikan sea bream segar” yang diwariskan dari generasi ke generasi dalam keluarga, kaldu ikan sea bream buatan sendiri ini direbus selama setengah tahun.Ramen spesial paling mewah ini disajikan langsung dengan irisan ikan sea bream mentah yang dipanggang, memecahkan kesan berat dari ramen tonkotsu tradisional Jepang, dan menghadirkan pengalaman musim panas yang sangat menyegarkan.

🐟 Sorotan Pertama: Selamat tinggal nasi dengan telur ikan landak laut seharga 4.000 yen! Hadirkan “hidangan khas pulau” baru yang terbuat dari ikan sea bream lokal asal Oki

Alasan mengapa “Iki-no-Shima Ramen Shigaya” memilih untuk dibuka secara besar-besaran pada musim panas 2026 adalah karena visi utamanya adalah untuk mengatasi masalah pariwisata di mana harga “nasi landak laut”—hidangan khas pulau tersebut—terlalu mahal, sehingga sulit dijangkau oleh wisatawan maupun penduduk setempat.Berdasarkan penyelidikan koresponden kami, sekitar 15 tahun yang lalu di Pulau Iki, seseorang dapat menikmati semangkuk nasi dengan telur ikan landak laut yang melimpah dengan harga kurang dari 2.000 yen, namun dalam beberapa tahun terakhir, kenaikan suhu air laut telah menyebabkan “Iso-no-Ara” (penurunan luas ladang ganggang) dalam skala besar,kini harga nasi dengan telur ikan landak laut di sebagian besar restoran di seluruh pulau telah melonjak drastis menjadi sekitar 4.000 yen per mangkuk, sehingga menjadi barang mewah yang tak terjangkau.

Untuk mengatasi kendala ini, tim Shigaya mengincar sumber daya laut yang langka di pulau tersebut, yang dapat dipasok secara stabil dan berkualitas tinggi——“Ikan Kakap Asli Iki”. Tim pengembangan meninggalkan tradisi Kyushu, yaitu gaya sup tonkotsu Hakata yang rasanya cukup pekat, dan dengan sengaja memilih jalur sup kaldu asin yang sangat sulit dibuat.Setelah setengah tahun melakukan uji coba berulang kali dan menyesuaikan suhu kaldu, koki akhirnya berhasil meracik kaldu ikan madai yang sepenuhnya direbus secara manual tanpa menggunakan konsentrat siap pakai sama sekali. Kaldu ini tidak hanya sangat kaya rasa dan memancarkan kesegaran laut yang luar biasa,tetapi juga tidak meninggalkan rasa lengket di tenggorokan setelah disantap, dengan aftertaste yang luar biasa segar. Sup ini dipastikan akan menjadi hidangan wajib baru yang wajib dicoba di pulau-pulau terpencil Kyushu pada tahun 2026!

🍜 Sorotan Kedua: Pengalaman kuliner terbaik dengan satu mangkuk dua hidangan! Saat tutup kayunya dibuka, aroma ikan sea bream dengan sentuhan jeruk yuzu langsung tercium, ditambah dengan irisan sashimi panggang yang disajikan secara mewah dalam versi spesial

Ciri khas utama Restoran Ramen Honma adalah penyajian “Ramen Tutup”, sebuah gaya yang sangat langka di seluruh Jepang, serta menonjolkan kombinasi “Ramen ╳ Nasi Teh Ikan Tai” yang menawarkan dua sensasi rasa dalam satu mangkuk.Saat pelayan menyajikan ramen ke meja, mulut mangkuk akan ditutup rapat dengan penutup kayu yang indah. Pada saat Anda membuka penutup kayu itu sendiri di depan meja, rasa manis segar ikan sea bream yang terkunci dalam suhu tinggi serta aroma yuzu Jepang yang sangat efektif menghilangkan rasa berlemak akan langsung menyengat hidung seperti es kering,sungguh terasa seperti sebuah upacara! Yang lebih istimewa lagi, bagian belakang tutup kayu tersebut dihiasi dengan fakta-fakta menarik seputar sejarah pelabuhan lokal “Intsu-jiura”, sehingga para wisatawan dapat menikmati pelajaran budaya kota kuno yang elegan sebelum mulai menyantap hidangan.

Dalam hal bahan-bahan, Shigaya juga menunjukkan semangat keahlian yang kuat:

  • Ramen Garam Ikan Kakap Spesial: Sama sekali tidak menggunakan daging babi char siu tradisional, melainkan dilapisi secara mewah dengan kulit babi yang dipanggang langsung di tempat oleh koki profesional menggunakan alat semprot api“Sashimi Ikan Kakap Segar dari Oki yang Baru Dipotong”! Daging ikan yang setengah matang, renyah di luar dan empuk di dalam, sangat serasi dengan kaldu ikan sea bream.
  • Varian Klasik dan Varian Telur Asin: sedangkan yang ini menggunakan metode sous-vide dengan pematangan pada suhu rendah“Cha Siu Daging Ayam yang Empuk dan Segar”, sehingga rasa seluruh mangkuk ramen tetap berada dalam keseimbangan yang segar dan elegan.

Setelah Anda menghabiskan mie, jangan sampai menghabiskan kuahnya! Ingatlah untuk memesan semangkuk nasi putih, lalu tuangkan ke dalam sisa kaldu ikan sea bream yang lezat itu; dalam sekejap, hidangan ini akan langsung berubah menjadi hidangan yang sangat berkelas.“Nasi dengan Ikan Tai ala Jepang (Tai-chazuke)”, tanpa menyia-nyiakan setetes pun, menyantap semua karunia laut Pulau Iki hingga habis!

📝 “Iki-no-Shima Ramen Shigaya”: Daftar Menu Lengkap, Harga, dan Informasi Toko yang Terstruktur

“Iki Island Ramen Shigaya” terletak di lobi lantai dasar “Iki Island Hub”, sebuah hotel trendi yang merupakan hasil renovasi total dari sebuah penginapan tua,Dekorasi interiornya semakin mewah dengan penggunaan tong anggur antik yang diwariskan dari keluarga Ono pada zaman Edo serta botol sake satu shō, sehingga memancarkan nuansa sejarah rumah tradisional (machiya) yang kental. Berikut adalah tabel lengkap spesifikasi operasional dan harga yang disusun oleh koresponden kami:

Ramen dan Spesifikasi Menu Toko Harga Resmi (termasuk pajak) dan Panduan Belanja Besar-besaran bagi Penduduk Pulau dari Koresponden Khusus
• Ramen Garam Ikan Kakap Klasik (Chashu Ayam) 1.100 yen / Kaldu bening bercita rasa asin khas Jepang yang menyegarkan, pilihan terbaik bagi pemula yang baru pertama kali mencobanya.
• Ramen Garam Ika-Tama (telur setengah matang) 1.200 yen / Telur dengan bagian tengah yang masih cair dan matang sempurna, direndam dalam kaldu ikan sea bream, sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih kaya.
• Ramen Garam Ikan Seabass Spesial (Sashimi Ikan Seabass Panggang) 1.400 yen / 【Sangat Direkomendasikan oleh Para Pecinta Kuliner】Restoran mewah ini menyajikan sashimi ikan sea bream panggang dari Pulau Iki; hidangan laut kelas atas yang tersedia dalam jumlah sangat terbatas.
🔥 Penawaran Spesial Kartu Penduduk Pulau Edisi Tersembunyi Jika Anda menunjukkan “Kartu Warga Pulau Iki (Iki Shimin Card)” saat membayar,Setiap mangkuk ramen langsung mendapat potongan harga sebesar 300 yen! Tempat ini sangat cocok untuk direkomendasikan kepada teman-teman penduduk pulau yang Anda kenal di Jepang untuk dikunjungi bersama.
• Jam Buka dan Hari Libur 11:00 – 14:00 / 17:00 – 22:00 (Tutup setiap hari Selasa dan Rabu; harap diperhatikan sebelum berangkat)

📖 Bacaan Lebih Lanjut: Panduan Lengkap Liburan Musim Panas 2026 di Jepang: Anime Populer dan Festival Lokal

Setelah menikmati ramen garam ikan sea bream buatan sendiri yang paling lezat dari pulau terpencil Kyushu, “Iki-no-Shima Ramen Shigaya”—yang bisa dinikmati dengan dua cara dalam satu mangkuk—apakah hasratmu untuk anime Jepang dan belanja barang edisi terbatas sudah benar-benar terbangkitkan?Musim panas ini, berbagai acara Sanrio yang meriah dan festival tradisional Kansai di seluruh Jepang juga sedang berlangsung secara bersamaan. Segera klik tautan bacaan tambahan pilihan JoyJapan di bawah ini untuk terus merencanakan perjalanan liburan mandiri Anda yang sempurna di Jepang dengan penuh gaya:

🔗 [Baca Selengkapnya: [Anime dan Manga Jepang 2026] Hasil Penghargaan Karakter Sanrio Telah Diumumkan! Pudding Dog Membalikkan Keadaan dan Menjuarai, Big Ear Dog/Pacha Dog Mendominasi 3 Besar]
🔗 [Baca Selengkapnya: [Festival Gion Kyoto 2026] Tanpa Antre dan Nikmati Udara Sejuk! Mitsui Garden Hotel Menawarkan Akses Gratis Selama 2 Hari di Bulan Juli untuk Menikmati Musik Tradisional di Gunung Kita-Kannon]


Media sosial & ikon berbagi yang didukung oleh AkhirnyaSosial